Daerah

Warga Terdampak Banjir Belum Terima Bantuan Masa Panik

Oleh: Salihin Barus Editor: Teuku Haris Fadhillah 28 Nov 2023 - 20:26 Aceh Singkil
Warga Terdampak Banjir Belum Terima Bantuan Masa Panik
Saat rumah warga di Desa Lae Riman, Simpang Kanan, Aceh Singkil,terendam banjir Sabtu (25/11/2023).

KBRN, Singkil : Warga yang terdampak banjir pada beberapa wilayah Desa/Kampung di Kabupaten Aceh Singkil, hingga saat ini tercatat belum meneriam bantuan masa panik dari Pemkab setempat. 

Padahal, masyarakat yang mengalami musibah tahunan (banjir) tersebut, sangat membutuhkan bantuan. Karena selain rumah mereka masih  tergenangi air, juga dampak dari banjir sejumlah aktivitas lumpuh dan terpaksa terhenti. Seperti bantuan beras, kemudian makanan dan  minuman yang siap saji. Serta beberapa perlengkapan keluarga dan air bersih.

Hal tersebut di akui Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Drs. Azmi, M. Ap. Saat dikonfirmasi RRI, mengenai langkah yang akan di lakukan Pemkab setempat, menyikapi kebutuhan yang di harapkan warga saat mengalami musibah banjir beberapa hari lalu. 

Menurutnya, selain stok beras bantuan digudang logistik saat ini sedang mengalami kekosongan (sudah habis). Juga musibah banjir yang terjadi di daerah Aceh Singkil, dalam satu bulan terakhir mengalami 3 tahap (air pasang surut).  Sehingga menyebabkan bantuan masa panik kepada warga terdampak banjir belum dapat tertangani, " sebut Azmi. Sabtu (25/11/2023). 

Kemudian tambahnya, meski gudang logistik Aceh Singkil mengalami kekosongan. Akan tetapi, ia berjanji sedang mengupayakan logistik dari Provinsi dan Perum Bulog agar warga yang mengalami musibah banjir di daerah itu dapat terbantu. 

"Selain kondisi jalan Ke Kabupaten Acah Selatan terganggu, Juga akses Wilayah Medan Sumatera Utara juga baru mulai lancar. Semoga dalam waktu dekat ini beras kita bisa tembus ke Aceh Singkil, " tambahnya

Seperti diketahui, dari 25 Desa/Kampung di Kabupaten Aceh Singkil yang mengalami musibah banjir kali ini. Sedikitnya, ada terdapat 19.012 jiwa penduduk dari 4. 767 Kepala Keluarga (KK) yang ikut merasakan dampak musibah tahun tersebut.