Daerah

Dua Warga Winongo Kota Madiun Terjangkit DB

Oleh: Eka Wulan Editor: Imam Malik 06 Dec 2023 - 13:06 Madiun
Dua Warga Winongo Kota Madiun Terjangkit DB
Dua orang warga Winongo, Kota Madiun terjangkit demam berdarah (DB), untuk itu petugas Dinkes melakukan fogging, Rabu (6/12/2023). (Foto : Eka Wulan)

KBRN, Madiun: Dua orang warga RT 27 RW 8, Kelurahan Winongo, Kota Madiun terjangkit demam berdarah (DB), salah satunya menjangkiti remaja usia 16 tahun. Bahkan fogging dari Dinas Kesehatan setempat telah dilakukan dua kali, yakni pada pekan lalu dan hari ini.

Ketua RT 27/08 Winongo, Mustofa membenarkan ada dua warganya yang positif DB. Keduanya sempat menjalani perawatan di RSUD Kota Madiun.

Selaku ketua RT, ia mengajukan permohonan fogging untuk mencegah meluasnya kasus DB. Apalagi temuan kasus DB diakuinya baru kali pertama ada di lingkungannya.

“Insya allah dalam waktu dekat akan kita lakukan kerja bakti secara massal untuk menanggulangi DB. Kemarin juag dusah diinformasikan dari Dinkes untuk menjaga kebersihan lingkungan, kalau ada sampah yang ada genangan air, untuk dibersihkan sehingga jangan sampai ada lagi kasusnya,” kata Mustofa.

Sementara itu, orang tua salah satu warga terjangkit DB, Lilik Sugiawati bersyukur adanya fogging di lingkungan tempat tinggalnya. Dengan demikian, diharapkan kasus DB dapat ditekan.

“Begitu anak saya kena DB dan masuk RS Sogaten itu, saya langsung lapor pak RT, puskesmas dan ini sudah ditanggapi dengan adanya fogging. Saya membawa anak saya ke RS itu terlambat, saya kira sakit biasa, ternyata DB. Waktu itu kondisinya sudah lemah, karena di rumah itu empat hari, awalnya panas, nggak mau makan, muntah,” ucapnya.

Saat ini kondisi putranya yang masih duduk di bangku kelas XI SLTA sudah membaik, setelah menjalani perawatan seminggu di rumah sakit. Ia pun mendapat pesan dari pihak rumah sakit  maupun dinas terkait untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, dan menggalakkan 3 M plus, yaitu menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas, serta mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

“Ya intinya disuruh menjaga kesehatan,” katanya mengakhiri.