Kesehatan

Kemenkes Konfirmasi Pasien Pneumonia Mycoplasma Terdeteksi di Jakarta

Oleh: Fitratun Komariah Editor: Syahrizal Budi Putranto 05 Dec 2023 - 17:04 Pusat Pemberitaan
Kemenkes Konfirmasi Pasien Pneumonia Mycoplasma Terdeteksi di Jakarta
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Imran Pambudi (Foto: Antara/Sean Muhamad)

KBRN, Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membenarkan jika penyakit pneumonia (radang paru-paru) akibat bakteri mycoplasma telah terdeteksi di Jakarta. Demikian disampaikan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Imran Pambudi, Selasa (5/12/2023).

"Iya, sudah ada laporan lisan, sekarang sedang dalam konfirmasi ke faskes," ujarnya. Imran menambahkan bahwa Kemenkes akan menyampaikan keterangan secara resmi terkait penemuan penyakit tersebut.

Namun, Imran tidak merinci berapa banyak pasien pneumonia mycoplasma yang telah terdeteksi tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang dapat dihimpun, terdapat tiga anak dengan gejala klinis mengarah kepada penyakit tersebut. 

"Data yang masuk belum lengkap," ujar Imran memberi alasan. Namun, dia memastikan bahwa pasien diketahui bergejala ringan dan sedang rawat jalan.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan dokter sedang melakukan pemeriksaan PCR untuk mengetahui secara spesifik kuman penyebab pneumonia tersebut. Tujuannya untuk memberikan terapi yang lebih spesifik kepada pasien dan mencegah terjadinya resistensi (kekebalan) antibiotik. 

"Pemeriksaan PCR dapat memperlihatkan penyebab pneumonia tersebut," ujar Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI, Ngabila Salama. Apakah itu karena virus atau bakteri atipikal seperti mycoplasma.

"Tentu jenis obatnya berbeda," ujarnya. Kalau virus yang menjadi penyebabnya, maka tidak tepat jika diberikan antibiotik karena berefek tidak baik dalam jangka panjang.

Ngabila juga mengatakan pemeriksaan PCR terhadap gejala pneumonia bukan suatu kewajiban. "Ini bersifat mandiri atau berbayar," ujarnya.