Pemilu

Siap Dukung Pemilu 2024 yang Damai

Oleh: Rustan Editor: Rustam Sayuti 06 Dec 2023 - 12:25 Tarakan
Siap Dukung Pemilu 2024 yang Damai
Gubernur Kaltara, H. Zainal Arifin Paliwang menandatangani deklarasi Pemilu 2024 yang damai. (foto: Muhamad Rajabsyah/RRI Tarakan)

KBRN, Tarakan : Seluruh pihak berkomitmen untuk mendukung suksesnya pemilihan umum tahun 2024 dengan damai.

Deklarasi pemilu damai digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) di Hotel Tarakan Plaza, Selasa (5/12/2023).

Gubernur Kaltara, Ketua KPU Kaltara, unsur TNI dan Polri, DPRD Kaltara, partai politik, tokoh agama hingga tokoh masyarakat menyatakan sikap untuk mendukung pelaksanaan pemilu yang damai.

Ada 5 poin pernyataan sikap. Di antaranya siap berpartisipasi dan berperan aktif pada Pemilu 2024 secara jujur, adil, santun, berbudaya dan bermartabat serta mendukung pelaksanaan pemilu secara integritas bangsa.

Selain itu, siap berkampanye secara produktif dengan mengedepankan unsur budaya dan kearifan lokal, siap bekerjasama untuk tidak melakukan politik uang, politik SARA, menyebarkan berita hoax, provokasi dan ujaran kebencian.

"Semua pihak juga siap bekerjasama dengan aparat Polri dan TNI menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, aman dan damai pada pelaksanaan Pemilu 2024 di wilayah Kaltara serta dapat mengendalikan massa pendukung masing-masing dan mendukung sepenuhnya tindakan tegas aparat penegak hukum.

Semua pihak juga siap menerima apa pun hasil Pemilu 2024 dengan terbuka dan lapang dada.

Gubernur Kaltara, H. Zainal Arifin Paliwang mengapresiasi kegiatan ini dan berharap pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman, jujur, transparan dan damai.

“Sebagai Gubernur Kaltara mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara kegiatan ini yang mana nanti pada hari H kita harapkan pelaksanaan pemilihan Presiden, Wakil Presiden dan legislatif dapat berjalan dengan aman, jujur, transparan dan damai,” harap Gubernur. 

Kegiatan ini, diharapkan Gubernur, tidak sekedar seremonial. Tetapi apa yang sudah diucapkan dan ditandatangani bersama dapat dilaksanakan secara nyata.

Gubernur juga mengharapkan ASN sebagai bagian dari pemerintah dapat bersikap netral dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Demikian pula terhadap TNI dan Polri, dapat menjaga netralitasnya. (Rajab)